← → navigasi · F layar penuh · P cetak PDF
Anvesana Research Institute

Konsorsium Riset
Daya Tumbuh
Akademik.

Mengikuti satu angkatan mahasiswa dari semester pertama sampai lulus, bersama kampus dan dosen yang menelitinya.

Proposal konsorsium 2026Untuk kampusUntuk dosen dan peneliti

All rights reserved. This confidential document is for the recipient only and may not be shared or used without Anvesana Research Institute’s consent.

Sekelompok mahasiswa belajar bersama di meja bundar
When evidence leads, decisions create real change.

Satu angkatan, empat tahun

Satu kerja sama, dua hasil yang berjalan bersama.

Untuk kampus

Mengenal angkatan lebih awal

Yang dibaca pimpinan, kemahasiswaan, dan dosen wali.

  • Kenali mahasiswa lebih awal. Gambaran kondisi dan potensi mahasiswa sejak semester pertama, sebagai bahan layanan kemahasiswaan.
  • Kebijakan berbasis bukti. Temuan penelitian menjadi dasar perencanaan layanan akademik dan kemahasiswaan.
  • Tidak perlu membangun sendiri. Instrumen, platform asesmen, pelatihan tester, dan analisis data disiapkan tim Anvesana.
Sudah berjalan
Asesmen mahasiswa baru Unisba 2026Workshop pemanfaatan profil, 19 Okt 2026
Untuk dosen dan peneliti

Riset lintas kampus dengan porsi kerja ringan

Yang dibaca dosen, peneliti, dan pengelola riset.

  • Penguatan kapasitas riset. Terlibat dalam riset lintas kampus, dari merumuskan pertanyaan hingga analisis.
  • Publikasi bersama. Menulis bersama tim berjejaring internasional; dosen mitra diprioritaskan sebagai penulis pertama.
  • Data longitudinal yang tidak perlu dikumpulkan sendiri. Anvesana mengelola proyek, analisis, dan pendampingan penulisan.
Sudah berjalan
5+ draf artikel bersama dosen UnisbaAbstrak diterima di Slovakia
Diinisiasi oleh Anvesana Research Institute, lembaga riset psikologi terapan independen, Yogyakarta, sejak 2025 · Affiliate Member International Test Commission · selengkapnya di bagian akhir

Penanda di tiap slide: KampusDosenKeduanya menunjukkan untuk siapa slide itu paling relevan.

KeduanyaGagasan

Tiga kata, satu payung riset.

Daya Tumbuh Akademik adalah payung riset untuk memahami faktor dan dinamika yang membantu pelajar bertahan, beradaptasi, dan terus berkembang selama menjalani tiap level pendidikan.

D

Daya

Kemampuan untuk bertahan, mempertahankan fungsi, dan menggunakan sumber daya ketika menghadapi tekanan.

Apa yang membuat pelajar tetap berfungsi di bawah tekanan?

T

Tumbuh

Kemampuan untuk bergerak melampaui sekadar bertahan menuju proses adaptasi dan perkembangan.

Apa yang membantu mereka berkembang, bukan sekadar bertahan?

A

Akademik

Konteks tempat kapasitas tersebut terlihat, antara lain melalui adaptasi, keberlanjutan studi, dan performa akademik.

Di mana kapasitas itu terbaca?

Riset dikembangkan bertahap:Pemetaan faktorHubungan antarvariabelPengujian intervensi

DosenGagasan · Kerangka riset

Model awal, titik awal pertanyaan penelitian.

Faktor individual

Studi 2: 134 pelajarKondisi psikologis saat inimis. tekanan yang dialami, dll.
Studi 1 dan 2Karakteristik individualmis. kemampuan kognitif, kepribadian, dll.

Faktor lingkungan

Pertanyaan terbukaFaktor sosialmis. dukungan sosial, sense of belonging, dll.
Pertanyaan terbukaFaktor institusionalmis. akses terhadap pengajar berkualitas, dll.
Daya Tumbuh AkademikBertahan, beradaptasi, berkembang

Outcome

Studi 1: 434 pelajarPerforma akademikCapaian akademik selama masa studi.
Studi 2 dan 3Kesehatan dan aktualisasi diriKesehatan fisik dan mental selama masa studi, serta pengembangan karakter nonakademik.
Sentuh kotaknyaJalur yang sudah punya bukti awal ditandai; faktor lingkungan masih terbuka untuk pertanyaan dosen mitra. Kerangka ini titik awal, bukan kesimpulan.

KeduanyaBukti · Temuan penelitian awal

Satu faktor saja tidak pernah cukup.

Studi 1 · Performa akademik
23,1% → 37,6%
434 pelajar politeknik

Kemampuan kognitif dapat menjelaskan 23,1% variasi capaian akademik. Ketika dianalisis bersama bakat kerja, minat, kemampuan mekanis, dan gaya belajar, variasi yang dapat dijelaskan meningkat hingga 37,6%.

Kemampuan kognitif penting, tetapi tidak cukup untuk memahami capaian akademik pelajar.
Studi 2 · Adaptasi akademik
34%
134 pelajar

Mental toughness dan neuroticism (stabilitas emosi) secara bersama-sama menjelaskan 34% variasi college adjustment. Hubungan keduanya berbeda pada tingkat neuroticism yang berbeda.

Mental toughness tidak bekerja terpisah dari stabilitas emosi untuk mencapai penyesuaian akademik yang baik.
Studi 3 · Pelajar salah jurusan
Protektif & risiko
477 pelajar

Faktor protektif: kesesuaian antara minat pelajar dan jurusan yang dipilih. Faktor risiko: kurangnya informasi mengenai jurusan dan kampus, kurangnya persiapan menghadapi tes masuk, serta kegagalan memenuhi passing grade.

Penting untuk memahami proses yang terjadi sebelum pelajar memasuki perguruan tinggi.

Performa dan adaptasi akademik tidak dapat dipahami hanya melalui satu faktor. Tiga studi awal ini memberi alasan untuk melihat faktor individu dan lingkungan secara bersama, dalam satu model yang dikembangkan bertahap.

Temuan ini titik awal, bukan kesimpulan akhir. Penelitian awal merupakan studi pada konteks dan sampel tertentu; keterkaitan yang ditemukan belum dapat dipakai untuk menyimpulkan hubungan sebab-akibat secara umum.

Catatan metodologis

  • Studi pada konteks dan sampel tertentu
  • Menunjukkan keterkaitan, bukan sebab-akibat
  • Titik awal, bukan kesimpulan akhir
  • Model dikembangkan bersama mitra
  • Angka sama dengan yang dipublikasikan Anvesana
  • Diuji ulang di kampus anggota konsorsium

DosenCara kerjanya · Desain pengukuran longitudinal

Empat tingkat diamati bersamaan, tiap angkatan diikuti maju.

AngkatanGelombang 1Gelombang 2Gelombang 3Gelombang 4
2023Tingkat 4–––
2024Tingkat 3Tingkat 4––
2025Tingkat 2Tingkat 3Tingkat 4–
2026Tingkat 1Tingkat 2Tingkat 3Tingkat 4
2027–Tingkat 1Tingkat 2Tingkat 3

Gelombang 1: empat tingkat terbaca sekaligus, tanpa menunggu.

Gambaran perjalanan empat tahun diperoleh tanpa menunggu satu angkatan menyelesaikan seluruh masa studi. Modul pengukuran melekat pada tingkat studi, bukan pada nomor gelombang.

Pengukuran komprehensif · satu kali

Mengidentifikasi karakteristik individual yang relatif stabil: kemampuan kognitif, minat, kepribadian, sikap kerja, gaya belajar.

Pengukuran berkala · sekitar 10–15 menit

Kondisi tekanan yang sedang dialami, kondisi psikologis, dan variabel lain dalam protokol. Capaian akademik diperoleh dari institusi sesuai persetujuan.

Peringatan metodologis. Perbedaan antar tingkat pada gelombang pertama bukan gambaran perubahan: tingkat 4 adalah mereka yang bertahan. Perubahan baru terbaca ketika mahasiswa yang sama diukur ulang.

KeduanyaCara kerjanya · Satu siklus semester di kampus mitra

Satu siklus semester, empat hasil untuk kampus dan dosen.

Waktu
Awal Semester 1
Analisis dan penulisan berjalan fleksibel sepanjang siklus
Awal Semester 2
Bentuk kegiatan
Pengambilan DataPotensi dan kondisi psikologi mahasiswa baru
Analisis EksplorasiTemuan dari data
Penulisan & Submisi Artikel Ilmiah BersamaSesuai fokus penelitian dosen
Pengambilan Data LanjutanKondisi psikologi & capaian akademik
Apa yang didapat?
Laporan kondisi awal mahasiswa baru untuk layanan kemahasiswaan
Pelatihan tester internal
Anvesana mengolah data dan menyiapkan temuan; dosen kampus mitra memberi masukan
Publikasi ilmiah bersama dosen kampus mitra dan tim Anvesana
Data gelombang kedua: kondisi psikologis mulai dapat dikaitkan dengan capaian akademik
Terjadi di Unisba: asesmen mahasiswa baru 2026 dalam rangkaian Ta'aruf & P3MPelatihan Tester Assessment Online, 8 September 2026

Ilustrasi umum alur penelitian longitudinal di kampus mitra konsorsium; jadwal gelombang disepakati bersama tiap kampus.

KampusCara kerjanya · Yang diterima kampus tiap gelombang

Hasil kembali ke kampus sebelum artikelnya terbit.

Laporan kondisi awal angkatan

Gambaran kondisi dan potensi mahasiswa baru untuk layanan kemahasiswaan, dari gelombang pertama.

Untuk kemahasiswaan dan pimpinan

Laporan kelompok dan individual

Untuk kemahasiswaan dan dosen wali sebagai dasar pendampingan mahasiswa.

Untuk dosen wali

Workshop dan penjelasan hasil

Pemaparan cara membaca profil dan memanfaatkannya dalam pembelajaran, dikelola oleh kampus bersama Anvesana.

Untuk dosen dan tenaga kependidikan

Pembekalan individual

Pembekalan membaca profil tiap mahasiswa untuk pendampingan dan perencanaan belajar.

Untuk mahasiswa

Tester internal yang terlatih

Pelatihan tester asesmen daring bagi tim kampus, sehingga gelombang berikutnya dapat dijalankan sendiri.

Untuk tim pelaksana

Gelombang kedua: data mulai bicara

Kondisi psikologis mulai dapat dikaitkan dengan capaian akademik; dasar perencanaan layanan yang berbasis bukti.

Untuk kebijakan kampus
Terjadi di Unisba: Workshop Pemanfaatan Profil Mahasiswa Baru, 19 Oktober 2026, dikelola Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan Unisba

DosenCara kerjanya · Yang dikerjakan dosen

Menulis bersama, dengan porsi kerja yang ringan.

Dosen mitra menulis bersama tim Anvesana dari data penelitian konsorsium, dengan tetap memakai afiliasi kampus masing-masing. Konsorsium membuka ruang publikasi yang terhubung dengan jejaring akademik internasional.

1Penulis pertama

Dosen mitra diprioritaskan sebagai penulis pertama pada artikel dari fokus risetnya.

2Jejaring internasional

Penulisan bersama tim Anvesana, termasuk peneliti berafiliasi SWPS University, Warsawa.

3Pendampingan

Analisis data dan pendampingan penulisan oleh tim Anvesana, dari draf sampai submisi.

4Sesuai kontribusi

Kepengarangan mengikuti kontribusi nyata setiap penulis.

Terjadi di Unisba: 5+ draf artikel disiapkan dengan dosen sebagai penulis; abstrak bersama diterima di konferensi Community Psychology, Slovakia

Yang dikerjakan dosen, dan yang tidak perlu.

Dosen memberi masukan pada temuan, menambahkan fokus riset sendiri, dan menulis bersama.

  • Instrumen, platform asesmen, dan pelatihan tester disiapkan Anvesana.
  • Pengelolaan proyek riset dan analisis data dikerjakan tim Anvesana.
  • Presentasi konferensi dilakukan bersama.
  • Fokus riset dosen boleh ditambahkan di tengah jalan.

Riset dosen dibantu dari pengelolaan proyek sampai penulisan bersama.

KeduanyaCara kerjanya · Persetujuan dan penyampaian informasi

Ikut program dan setuju datanya diteliti adalah dua hal berbeda.

Tiga lapis persetujuan Masing-masing boleh ditolak

  1. L0
    Kesediaan mengikuti sesi asesmen pintu masukJika menolak: tidak kehilangan hak lain yang telah ditetapkan dalam program.

    Pelajar ikut sesi asesmen dan menerima hasil pribadinya; belum ada data yang dipakai untuk riset.

  2. L1
    Persetujuan penggunaan data untuk penelitianJika menolak: tetap menerima hasil pribadi dan pembekalan sesuai program.

    Data boleh dianalisis untuk riset konsorsium, dipisahkan dari identitas sesuai protokol.

  3. L2
    Kesediaan dihubungi kembali pada gelombang berikutnyaJika menolak: hak pada lapis lainnya tetap berlaku.

    Kampus yang memegang kontak mengundang kembali; Anvesana tidak memegang kontak pelajar.

Penolakan pada satu lapis tidak menghilangkan hak pada lapis lainnya. Laporan untuk kampus disusun dari peserta yang mengikuti sesi.

Terjadi di Unisba: riset lolos kaji etik No. 253/2026 Etik/KPIN

Penyampaian informasi individual Lima pengaman

Jika penelitian mengidentifikasi kondisi yang memerlukan tindak lanjut, informasi individual:

01

Disampaikan hanya atas persetujuan pelajar.

02

Diterima oleh satu orang yang ditunjuk dan dilatih, bukan pengambil keputusan akademik.

03

Tidak masuk ke arsip akademik.

04

Disimpan hanya selama diperlukan untuk tindak lanjut.

05

Dimusnahkan setelah proses tindak lanjut selesai.

Satu aturan yang tidak ditawar

Tidak ada informasi mengenai seorang pelajar yang disampaikan kepada pihak lain tanpa pelajar tersebut juga menerima informasi mengenai kondisinya sendiri.

KeduanyaCara kerjanya · Perlindungan data

Delapan prinsip yang dipegang sejak awal.

Terpisah dari keputusan akademik

Hasil penelitian tidak digunakan untuk keputusan akademik atau administratif terhadap pelajar.

Persetujuan etik

Persetujuan etik tetap mengikuti kewenangan komite etik masing-masing institusi.

Sukarela

Keikutsertaan bersifat sukarela; pelajar berhak berhenti sesuai mekanisme yang ditetapkan.

Infrastruktur di Indonesia

Data disimpan dan diproses pada infrastruktur yang berada di Indonesia sesuai ketentuan konsorsium.

Pengendali dan pemroses data

Yayasan Anvesana sebagai pengendali data; platform dijalankan Scalify sebagai pemroses. Keduanya satu grup dan dinyatakan terbuka.

Masa simpan

Masa simpan data mengikuti masa studi masing-masing angkatan.

Kendali institusi

Data tetap berada dalam kendali institusi asal sesuai kesepakatan kerja sama.

Tanpa pemeringkatan

Konsorsium tidak melakukan pemeringkatan antarperguruan tinggi.

Prinsip ini berlaku untuk setiap site, setiap gelombang, dan setiap bentuk keterlibatan.

KeduanyaCara kerjanya · Tata kelola konsorsium

Pusat koordinasi, bukan pengambil keputusan tunggal.

Dewan PengarahWakil resmi perguruan tinggi anggota

Ke mana konsorsium ini diarahkan?

Menentukan arah strategis konsorsium, membahas anggota baru, dan menyetujui pemanfaatan data lintas institusi.

Arah strategisAnggota baruData lintas institusi
Komite Ilmiah dan EtikExpert yang ditunjuk berdasarkan keahlian

Apakah desain dan analisisnya dapat dipertanggungjawabkan?

Menelaah desain dan protokol, menetapkan standar metode, memberikan pertimbangan etik, serta menjaga integritas analisis dan publikasi.

Desain & protokolStandar metodePertimbangan etikIntegritas publikasi
AnvesanaPusat koordinasi, bukan pengambil keputusan tunggal

Bagaimana semua pihak tetap terhubung?

Menyiapkan protokol dan dokumen kerja, mengoordinasikan pelaksanaan lintas site, mendukung dokumentasi dan kendali mutu, serta memfasilitasi komunikasi antaranggota.

ProtokolKoordinasi lintas siteDokumentasiKendali mutu

KeduanyaBukti · Kolaborasi dengan Universitas Islam Bandung, 2026

Tiga tahap dalam satu semester, dan peran yang terus bertambah.

Mahasiswa baru mengikuti sesi asesmen di aula Unisba1
Tahap 1 · Lokasi riset

Unisba menyediakan tempat pengambilan data

  • Asesmen psikologi mahasiswa baru 2026 dalam rangkaian Ta'aruf & P3M
  • Tester dilatih lewat Pelatihan Tester Assessment Online, 8 September 2026
  • Data menjadi gelombang pertama riset longitudinal
  • Biaya asesmen lebih efisien karena sebagian ditopang skema riset
Lolos kaji etik No. 253/2026 Etik/KPIN
Dosen dan peserta workshop di Unisba2
Tahap 2 · Mitra ilmiah

Dosen Unisba menambahkan fokus riset sendiri

  • Dosen memberi masukan dan menulis bersama
  • Anvesana mengelola proyek riset, analisis temuan, dan penulisan bersama
  • Presentasi konferensi bersama
  • Bergabung dalam jejaring riset peraih Best Poster ICPE 2026
5+ draf artikel · abstrak diterima di Slovakia
Foto bersama peserta workshop pemanfaatan profil3
Tahap 3 · Workshop pendampingan

Hasil asesmen dimanfaatkan lebih jauh

  • Laporan hasil kelompok dan individual untuk kemahasiswaan dan dosen wali
  • Workshop dan penjelasan hasil: cara membaca profil dan memanfaatkannya
  • Pembekalan individual untuk pendampingan dan perencanaan belajar
  • Dikelola Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan Unisba, Anvesana sebagai mitra
Workshop Pemanfaatan Profil Mahasiswa Baru, 19 Oktober 2026

Sumber: Instagram @universitasislambandung dan @kemahasiswaan.unisba × @anvesana.research, 2026.

DosenBukti · Konferensi & publikasi ilmiah

Riset yang dibaca, bisa ditelusuri sumbernya.

7Karya ilmiahsejak 2025
4Forum internasional+1 diterima (Slovakia)
1Forum nasionalTEMILNAS I ANI 2026
1PenghargaanBest Poster ICPE 2026
Poster · InternasionalBest Poster

Gender and Educational-Level Differences in Vocational Interest Differentiation Among Indonesian Students

Rafli Sodiq Bagaskara, Diana Dyassa Putri, Anjar Kartaputra. Perbedaan diferensiasi minat vokasional berdasarkan gender dan jenjang pendidikan pada 2.869 pelajar Indonesia.

ICPE 2026, Universitas Negeri Surabaya15 Okt 2026

Konferensi · InternasionalDipresentasikan

A Multitrait-Multimethod Validation of the Next Chapter Game-Based Assessment

M. Hafiz Sabiqulhaq, Junialdi Dwijaputra (ITS), dkk. Validasi asesmen berbasis permainan yang dikembangkan bersama Level Up by Agate; prosiding menyusul.

ICoP 2026, Universitas Muria Kudus13 Okt 2026

JurnalTerbit

A Literature Review on Vocational Interest Measurements Using Bibliometric Analysis

Rafli Sodiq Bagaskara, Nadim Alfan Assa. Pemetaan literatur pengukuran minat vokasional dan ruang riset yang masih terbuka. Afiliasi saat terbit: Universitas Negeri Yogyakarta.

Buletin Psikologi 33(2), DOI 10.22146/buletinpsikologi.97250Des 2025

Prosiding · InternasionalTerbit

A comparative analysis of 2-option and 3-option response formats for computerized work aptitude test

Rafli Sodiq Bagaskara, Anjar Kartaputra. Studi yang menentukan format tiga pilihan jawaban pada tes bakat kerja.

ICAP-H 2025, UMM · SHS Web of Conferences 224, DOI 10.1051/shsconf/202522404006Sep 2025

Forum ilmiah 2026 4+1

  • TEMILNAS I ANI 2026Universitas Gadjah Mada · forum nasional
  • ICoP 2026Universitas Muria Kudus (hybrid) · validasi asesmen berbasis permainan dipresentasikan
  • ICPE 2026, Best PosterUniversitas Negeri Surabaya (daring) · diferensiasi minat vokasional pelajar Indonesia
  • Community Psychology, SlovakiaAbstrak bersama dosen Unisba diterima

DosenBukti · Jejaring ilmiah

Keahlian yang ikut membentuk riset.

Akademisi dan praktisi yang berkolaborasi dengan Anvesana dalam riset dan pengembangan alat ukur.

Dr. Vera Angliani Juwita, M.Psi., PsikologFakultas Psikologi, Universitas Jenderal Achmad Yani

Pengembang instrumen ketangguhan mental dalam konteks belajar yang digunakan Anvesana. Mitra ilmiah dalam riset Daya Tumbuh Akademik.

Psikologi pendidikanKetangguhan mentalBimbingan karier
Hanif Akhtar, S.Psi., M.A., Ph.D.Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Malang

Doktor lulusan ELTE Budapest dengan fokus pengembangan dan evaluasi tes adaptif terkomputerisasi. Tenaga ahli dan narasumber pengembangan alat ukur di Anvesana.

PsikometrikaTes adaptifAsesmen pendidikan
Lucia Trisni W., S.Psi., M.Psi., PsikologPsikolog Senior

Berpengalaman lebih dari 25 tahun di pengembangan SDM, penelitian, dan pendidikan. Pengembang inventori untuk mengenali burnout.

Burnout kerjaPengembangan SDMFungsi eksekutif
Chandra Yudistira Purnama, S.Psi., M.Psi., PsikologFakultas Psikologi, Universitas Jenderal Achmad Yani

Keahlian psikometri terapan: konstruksi alat ukur dan analisis butir. Mitra ilmiah dalam riset Daya Tumbuh Akademik.

Psikometri terapanKonstruksi alat ukurAsesmen pendidikan
Teddy Indira Budiwan, S.Psi., M.M.Universitas Bina Nusantara

Praktisi pengembangan karier di perguruan tinggi. Mitra ilmiah dalam riset keputusan karier dan pendidikan.

Pengembangan karierKeputusan pendidikan
Intanydea Mofara Cemerlang, S.Psi.Founder Worktive.Lab

Mitra Anvesana di bidang pengembangan organisasi. Bersama tim Anvesana mengembangkan alat untuk mengenali bahaya psikososial di tempat kerja.

Pengembangan organisasiBahaya psikososial kerja
Mitra universitasUniversitas Muhammadiyah MalangFakultas Psikologi Universitas Islam Bandung

KeduanyaBergabung · Empat peran mitra

Empat peran, satu konsorsium.

  1. 1
    Perguruan Tinggi Anggota

    Terlibat dalam arah dan pengembangan konsorsium.

    • Menunjuk perwakilan atau tim ahli
    • Mengusulkan agenda riset
    • Berpartisipasi dalam forum dan pengambilan keputusan
    OutputAgenda riset konsorsium
  2. 2
    Mitra Ilmiah

    Membawa teori, metode, instrumen, dan keahlian untuk mendukung pengembangan riset.

    • Mengembangkan research question
    • Memberikan keahlian metode dan tools
    • Berkontribusi pada analisis dan publikasi
    OutputPublikasi & konferensi bersama
  3. 3
    Lokasi Riset

    Menjadi lokasi pelaksanaan penelitian dan mendukung kualitas proses pengumpulan data.

    • Menyediakan akses peserta
    • Mendukung pelaksanaan pengukuran
    • Menjaga koordinasi dan mutu pelaksanaan
    OutputData & insight sesuai institusi lokasi riset
  4. 4
    Lokasi Pilot Program

    Menjadi lokasi pengembangan dan evaluasi awal program intervensi.

    • Menjadi lokasi pilot program
    • Mendukung implementasi awal
    • Mendukung evaluasi efektivitas dan feasibility
    OutputPrototype/pilot program, rekomendasi pengembangan

Yang berlaku di setiap peran

  • Setiap pihak bebas memilih bentuk dan tingkat keterlibatannya
  • Kepengarangan mengikuti kontribusi nyata, bukan jabatan
  • Data tetap dalam kendali institusi asal sesuai kesepakatan

Satu kampus bisa memegang lebih dari satu peran

Unisba: lokasi riset+ mitra ilmiah+ workshop pendampingan

Peran bertambah seiring kebutuhan kampus, bukan ditetapkan di awal.

KeduanyaBergabung · Bentuk program dan batasnya

Empat bentuk program, dan apa yang bukan konsorsium ini.

Keterlibatan dipilih sendiri, dari yang paling ringan sampai menjadi lokasi implementasi. Siapa saja yang bisa terlibat: perguruan tinggi, sekolah, dosen dan peneliti, guru dan praktisi pendidikan, psikolog.

1Forum & Knowledge Sharing

Menjadi narasumber; mengembangkan pertanyaan dan model penelitian.

2Dukungan Penelitian

Akses dan rekrutmen responden, data relevan, fasilitas penelitian.

3Penelitian Bersama

Proposal bersama, menjadi penulis, publikasi dan konferensi.

4Pengembangan Program

Modul atau intervensi, pilot program, lokasi implementasi.

Luaran yang bisa dipegang

Research insightPublikasi ilmiahResearch report / brief untuk pengambilan keputusanProgram / intervensi

Bukan hubungan klien dan penyedia layanan.

Setiap pihak bebas memilih bentuk serta tingkat keterlibatannya sesuai kontribusi yang dapat diberikan.

  • Bukan kerja sama yang hanya berfokus pada pengambilan data.
  • Bukan tempat mencantumkan nama tanpa kontribusi nyata.
  • Bukan mekanisme penyerahan data atau kekayaan intelektual.
  • Bukan kewajiban mengikuti seluruh kegiatan konsorsium.

Konsorsium ini mempertemukan keahlian, bukan memperjualbelikan jasa.

KeduanyaBergabung · Jalur bagi dosen dan mahasiswa: Researcher Pathways

Dosen jadi mitra ilmiah, mahasiswa magang riset.

Kapasitas ilmiah 7 Researcher Levels

  1. L7
    Lead ScientistIlmuwan senior dengan rekam jejak metodologis dan publikasi

    Akuntabilitas akhir atas arah ilmiah divisi atau klaster.

  2. L6
    Research FellowPakar senior bidang tertentu dari akademia atau praktik

    Memimpin kontribusi keahlian, peer review, dan co-design riset.

  3. L5
    Associate ResearcherPeneliti berpengalaman, dosen muda, atau kandidat doktor

    Memimpin aspek riset, analisis lanjutan, pengembangan instrumen.

  4. L4
    ResearcherDesain dan analisis dasar sampai menengah di bawah supervisi

    Menjalankan proyek, memimpin pengumpulan data, draf awal.

  5. L3
    Research AssistantPintu masukKontributor operasional riset di bawah supervisi

    Pengumpulan dan cleaning data, administrasi instrumen. Selalu berbayar untuk tugas proyek.

Nomor menunjukkan cakupan tanggung jawab ilmiah di Anvesana, bukan senioritas di institusi asal atau besaran kompensasi.

Bentuk keterlibatan 3 Engagement Tracks

Paid Work

Berbasis proyek, bukan hubungan kerja tetap. Scope, target, timeline, dan kompensasi disepakati tertulis sebelum pekerjaan dimulai.

Scientific Collaboration

Kolaborasi ilmiah yang sukarela dan setara. Peneliti, pengembang instrumen, dan praktisi berbasis bukti di jalur ini kami sebut Mitra Ilmiah; hak cipta tetap pada pencipta. Inilah jalur dosen kampus mitra.

Learning Track

Pengalaman belajar terstruktur dengan mentor dan tujuan perkembangan yang jelas: Research Trainee, Research Apprentice, Emerging Researcher Program. Jalur magang riset bagi mahasiswa kampus mitra.

Prinsip yang kami pegang Dinyatakan sebelum perjanjian apa pun

  • Pekerjaan produksi yang diarahkan harus dibayar.
  • Program belajar tidak menggantikan tenaga kerja.
  • Kolaborasi tanpa honorarium harus sukarela dan saling menguntungkan.
  • Authorship mengikuti kontribusi, bukan jabatan atau fee.
  • Detail kompensasi individual dijaga kerahasiaannya.
  • Integritas ilmiah di atas tekanan komersial.

KeduanyaBergabung · Keberatan yang biasa muncul

Enam pertanyaan yang biasanya muncul, dijawab di muka.

Berapa biaya yang ditanggung kampus?

Biaya asesmen lebih efisien karena sebagian ditopang skema riset. Instrumen, platform asesmen, pelatihan tester, dan analisis data disiapkan Anvesana; kampus menyediakan tempat, jadwal, dan tim pelaksana.

Unisba 2026: asesmen mahasiswa baru plus workshop

Apakah hasilnya dipakai untuk memutuskan nasib mahasiswa?

Tidak. Hasil penelitian tidak digunakan untuk keputusan akademik atau administratif. Keikutsertaan sukarela, dan informasi individual hanya disampaikan atas persetujuan mahasiswa kepada satu penerima terlatih.

Tiga lapis persetujuan, lima pengaman

Siapa yang memegang data mahasiswa kami?

Data tetap dalam kendali institusi asal, disimpan di infrastruktur di Indonesia, dengan masa simpan mengikuti masa studi angkatan. Kampus memegang kontak, Anvesana memegang data; tidak ada pemeringkatan antarkampus.

Delapan prinsip perlindungan data

Seberapa berat beban dosen?

Dosen memberi masukan dan menulis bersama; pengelolaan proyek, analisis, dan pendampingan penulisan dikerjakan tim Anvesana. Dosen mitra diprioritaskan sebagai penulis pertama.

Unisba: 5+ draf artikel dengan dosen sebagai penulis

Apakah kami wajib mengikuti semua kegiatan?

Tidak. Setiap pihak memilih bentuk dan tingkat keterlibatannya. Ini bukan hubungan klien–penyedia, bukan penyerahan data atau kekayaan intelektual, dan bukan kewajiban mengikuti seluruh kegiatan konsorsium.

Empat bentuk program, dipilih sendiri

Apa yang perlu kampus siapkan?

Tiga komitmen agar desain longitudinal tetap utuh: penerima informasi terlatih sebelum sesi pertama, jadwal seluruh gelombang disepakati di awal, dan capaian akademik tiap semester. Konsekuensinya hilangnya manfaat tertentu, bukan denda.

Rincian di lampiran: komitmen pelaksanaan di site

DosenBergabung · Pertanyaan yang bisa Anda bawa

Kerangkanya terbuka. Pertanyaan berikutnya bisa dari kampus Anda.

  1. 1

    Faktor institusional mana yang paling berkaitan dengan keberlanjutan studi di kampus Anda?

    Faktor lingkungan → keberlanjutan studi · belum ada studi awal
  2. 2

    Bagaimana dukungan sosial dan sense of belonging bekerja pada mahasiswa tahun pertama?

    Faktor sosial → adaptasi · belum ada studi awal
  3. 3

    Apakah pola "kognitif penting tetapi tidak cukup" dari politeknik berlaku di kampus dengan profil berbeda?

    Replikasi Studi 1 lintas konteks
  4. 4

    Bagaimana kondisi psikologis berubah antarsemester pada mahasiswa yang sama, dan apa yang mengiringinya?

    Hanya terjawab oleh desain longitudinal
  5. 5

    Apakah kesesuaian minat dengan jurusan tetap protektif setelah tahun pertama?

    Lanjutan Studi 3 · pelajar salah jurusan

Langkah pertama yang ringan.

Satu Research Discussion bersama dosen kampus Anda: membahas kerangka, data yang sudah ada, dan pertanyaan yang ingin dibawa. Dari situ disusun identifikasi kebutuhan dan rancangan penelitian bersama.

  • Research Discussion #01, 4 September 2026: "Bertahan Belum Tentu Bertumbuh".
  • Alur lengkap lima langkah ada di lampiran: identifikasi kebutuhan, perancangan, etik dan kerja sama, pelaksanaan, analisis dan diseminasi.

Bawa pertanyaan dari kampus Anda. Itu bisa menjadi studi berikutnya di payung ini.

Siapa di baliknya · Mengapa Anvesana ada

Pengalaman lapangan
adalah bagian dari ilmu.

Di Indonesia, akademisi, praktisi, dan program intervensi sering berjalan terpisah. Anvesana mempertemukan ketiganya dalam satu siklus.

1
Memahami

Berangkat dari pertanyaan tentang bagaimana manusia berpikir, merasa, belajar, dan bekerja.

2
Mengukur

Mengembangkan pengukuran yang terstandar dan mempertimbangkan konteks penggunaannya.

3
Menerapkan

Menghubungkan hasil riset dengan intervensi, pembelajaran, dan keputusan sehari-hari.

Pendekatan konvensionalCara Anvesana bekerja
Satu jalur: ukur, atau intervensi, atau publikasiJelaskan fenomena, ukur, lalu intervensikan, dalam satu siklus
Produksi alat, jual, selesaiKembangkan, validasi bersama, iterasi, terus berkembang
Praktisi sebagai pengguna akhirPraktisi sebagai mitra ilmiah yang membentuk kualitas riset
Pengetahuan berhenti di publikasiPengetahuan berlanjut ke penerapan yang dapat ditelaah dampaknya

Alat ukur yang baik tidak lahir di laboratorium. Ia lahir dari percakapan dengan orang-orang yang menggunakannya setiap hari.

Siapa di baliknya · Cara Anvesana bekerja

Tiga unit. Satu proses belajar.

Indies LabInsights & Discovery Lab

Apa yang sebenarnya terjadi?

Turun ke lapangan untuk memahami persoalan manusia di sekolah, kampus, dan tempat kerja, lalu mengolahnya menjadi pengetahuan yang bisa dipakai.

MoonshotPublikasi ilmiahTemuan untuk praktisi
MeX-LabMeasurement & Experience Lab

Bagaimana mengukurnya dengan adil?

Mengembangkan alat ukur psikologi dari temuan riset, menyajikannya dalam bentuk digital yang mudah dipakai, dan terus meninjaunya.

8 instrumenPanduan interpretasiKajian psikometri
EP-CenterEngagement, Publication & Partnership Center

Bagaimana agar sampai ke yang membutuhkan?

Membawa temuan dan alat ukur ke ruang belajar, tulisan, dan kerja sama, supaya dipakai dan diuji di kehidupan nyata.

Anvesana LabsBuku & panduanKerja sama lembaga

Siapa di baliknya · Diseminasi · Anvesana Labs

Riset yang tidak dibagikan belum selesai.

Setiap temuan Anvesana lahir dari pertanyaan orang di lapangan: pelajar, guru, HR, psikolog. Karena itu temuan harus kembali kepada mereka, dalam bahasa yang bisa dipakai, bukan berhenti di jurnal. Anvesana Labs adalah cara kami menunaikan tanggung jawab itu.

Terbuka untuk umum

Insight Labs gratis dan daring, rekaman serta materinya bisa diakses kembali. Siapa pun yang membawa pertanyaan boleh masuk.

Jujur pada batas temuan

Yang dibagikan adalah temuan beserta batasnya: sampel, konteks, dan apa yang belum bisa disimpulkan. Bukan klaim.

Dua arah

Pertanyaan peserta dicatat dan menjadi bahan riset berikutnya. Masyarakat bukan penonton riset, melainkan ikut menentukan arahnya.

Insight Labs 01 Insight Labs 03 Insight Labs 02 Insight Labs 05 Open Labs 01 Insight Labs 06
10sesi sejak
April 2026

Siapa di baliknya · Diseminasi · Rubrik The Findings

Temuan riset, dibagikan ke publik apa adanya.

Bagi kami, membagikan temuan ke masyarakat adalah tanggung jawab moral peneliti, bukan kegiatan tambahan: data datang dari masyarakat, maka hasilnya harus kembali ke masyarakat. The Findings adalah rubrik Anvesana di Instagram untuk itu, dalam bahasa yang bisa dicerna, dengan sumbernya, dan selalu bersama batas temuannya.

?
Research questionPertanyaan yang dijawab studi ini.
01
Temuan utama, satu per slideAngka dan pola dari data Anvesana sendiri.
!
Implikasi dan batasanApa artinya bagi praktik, dan apa yang belum bisa disimpulkan.
⌂
ToolsInstrumen yang dipakai dan cara mengaksesnya.
+
Calling for collaborationAjakan meneliti lanjutan bersama mitra.
@anvesana.research · gratis, terbuka, bisa dibagikan ulang
The Findings 01 · 30 September 2026Membaca efisiensi kerja melalui NES

Bagaimana kecepatan, ketepatan, dan koreksi dibaca bersama? Temuan awal Net Efficiency Score melalui Focusync: perbedaan antarindividu menjelaskan 88,8% variasi, kondisi kerja hanya 2,9%.

Pengujian awal pada pelajar dan mahasiswa; kaitannya dengan kinerja karyawan masih diteliti. NES dibaca bersama hasil asesmen lain.
The Findings 02 · 28 Oktober 2026Membaca tingkat diferensiasi minat siswa Indonesia

Apakah profil minat makin terdiferensiasi pada jenjang yang lebih tinggi? Pada 2.869 pelajar dan mahasiswa, tidak ditemukan peningkatan yang linear. Profil RIASEC dibaca menurut gender dan jenjang.

Efek gender dan jenjang tergolong kecil. Studi potong lintang, tidak mengukur perubahan minat individu dari waktu ke waktu.

Siapa di baliknya · Tim Anvesana

Pencarian ini dikerjakan bersama.

Anjar Kartaputra, S.Psi., M.Psi., PsikologFounder & Direktur

Psikolog yang mendirikan Anvesana pada 2025. Berpengalaman mengembangkan alat ukur untuk perusahaan, institusi pendidikan, dan biro psikologi.

Peneliti

Rafli Sodiq BagaskaraHead of Indies Lab · psikometri, minat vokasional
Nadim Alfan AssaHead of MeX-Lab · konstruksi instrumen
M. Hafiz SabiqulhaqResearcher MeX-Lab · game-based assessment
Afrizal Hasbi AzizyResearcher MeX-Lab · machine learning
Diana Dyassa PutriResearcher Indies Lab · asesmen perkembangan
Lazuardi BakhitsbariResearcher · social-emotional learning

The Moonshot Project · Misi

Satu cita-cita besar yang mengarahkan riset ini.

  1. Titik berangkatKehidupan nyata
  2. 01Research questionsPertanyaan yang lahir dari lapangan.
  3. 02Research findingsTemuan yang diuji dan dibagikan beserta batasnya.
  4. 03ProductHasil yang dapat digunakan.
  5. 04ModulesProgram yang dapat dibagikan.
  6. MoonshotCita-cita besar

Di Anvesana, setiap langkah berangkat dari sebuah moonshot, cita-cita besar yang menjadi arah berbagai project riset dan pengembangan yang kami lakukan. Setiap project dimulai dari pertanyaan riset, berkembang menjadi temuan, lalu diterjemahkan menjadi hasil yang dapat digunakan dan dibagikan.

Salah satu moonshot kamiDaya Tumbuh Akademik

Apa yang membantu pelajar bertahan, beradaptasi, dan berkembang selama masa studi?

DayaTumbuhAkademik
Konsorsium riset

Siapa di baliknya · Mitra kami

Mitra yang sudah berjalan bersama.

Akademik

Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung
Universitas Muhammadiyah Malang

Mitra akademik Tri Dharma · Mitra akademik

Pemerintah daerah

Dinas Pendidikan Kota Bandung

Mitra riset pemerintah daerah

Industri & pengembangan produk

Level Up by Agate
PLABS

Co-development asesmen berbasis permainan · Mitra teknologi

Praktik, implementasi & komunitas

Scalify
Worktive.Lab
Anahata Holistic Psychological Services
TalentSights

Implementasi & layanan asesmen · Intervensi dunia kerja · Praktik psikologi · Kegiatan Anvesana Labs

Hubungan ini bersifat kemitraan riset dan implementasi, bukan transaksi sekali jalan. Anvesana juga tercatat sebagai Affiliate Member International Test Commission.

Mari mulai sebuah percakapan

Anvesana adalah ruang kolaborasi.

Emailanjar@anvesana.id
WhatsApp+62 821-2722-2468
Websiteanvesana.or.id
Instagram@anvesana.research
NarahubungAnjar Kartaputra, S.Psi., M.Psi., Psikolog
Founder & Direktur Anvesana Research Institute
Anvesana Research Institute
Terima kasih.

Kami membuka ruang kolaborasi bagi perguruan tinggi dan mitra ilmiah untuk membangun pemahaman serta dukungan yang lebih baik bagi pelajar, melalui penelitian yang dikerjakan bersama.

KampusLampiran A · Komitmen pelaksanaan di site

Tiga komitmen kampus agar desainnya tetap utuh.

Beberapa komponen operasional menjadi prasyarat agar penelitian dapat berjalan sesuai desain. Komponen ini menjaga konsistensi desain longitudinal dan kualitas data lintas gelombang.

1
Penerima informasi terlatih

Tanpa penerima yang ditunjuk dan dilatih, jalur penyampaian informasi individual tidak dapat dijalankan.

2
Jadwal seluruh gelombang

Gelombang pengukuran menumpang momen kampus; yang terlewat tidak dapat diulang.

3
Capaian akademik tiap semester

Tanpa capaian akademik, kondisi psikologis tidak dapat dikaitkan dengan performa studi.

KomitmenWaktuKonsekuensi jika tidak terpenuhi
Penerima informasi terlatihSebelum sesi pertamaJalur penyampaian tidak dijalankan di site
Jadwal seluruh gelombangPada kesepakatan awalGelombang yang terlewat tidak diganti
Capaian akademik tiap semesterSetiap akhir semesterLaporan tetap disusun tanpa kaitan pada performa studi

Konsekuensi atas tidak terpenuhinya komitmen bersifat hilangnya manfaat penelitian tertentu, bukan denda.

KeduanyaLampiran B · Alur kegiatan satu project

Lima langkah, dimulai dari pertanyaan yang jelas.

  1. 1
    Identifikasi kebutuhan

    Mitra dan tim mendiskusikan kebutuhan institusi, kondisi pelajar, pertanyaan penelitian, serta area yang ingin dipahami.

  2. 2
    Perancangan penelitian

    Menentukan pertanyaan penelitian, variabel, metode, partisipan, instrumen, serta mekanisme pelaksanaan.

  3. 3
    Persiapan etik dan kerja sama

    Persetujuan etik, persetujuan kerja sama, mekanisme perlindungan data, serta pembagian peran.

  4. 4
    Pelaksanaan penelitian

    Pengambilan data sesuai protokol; untuk penelitian panel, pengukuran dapat dilakukan berkala.

  5. 5
    Analisis dan diseminasi

    Laporan, diskusi hasil, artikel ilmiah, konferensi, atau proposal penelitian lanjutan.

Yang berlaku di setiap project

  • Setiap project dimulai dari kebutuhan atau pertanyaan penelitian yang jelas
  • Persetujuan etik mengikuti kewenangan komite etik masing-masing institusi
  • Peran dan perlindungan data disepakati sebelum pengambilan data

Contoh yang sudah berjalan

Unisba 2026Kaji etik No. 253/2026 Etik/KPINPelatihan tester 8 Sep 2026Workshop 19 Okt 2026

Dari identifikasi kebutuhan sampai pemanfaatan hasil dalam satu semester.

DosenLampiran C · Sesi Anvesana Labs

Pertanyaan masyarakat yang sudah kami jawab bersama.

25 April 2026Insight Labs #01
Mulai dari Mana?

Membaca tren riset psikometri kognitif untuk menemukan topik skripsi.

Mahasiswa psikologi
4 Juli 2026Insight Labs #02
Kok Bisa Salah Jurusan?

Membaca diri dan dinamika karier masa kini.

Pendidik, konselor, orang tua
8 Agustus 2026Insight Labs #03
IQ Saja Tidak Cukup

Kenapa ketelitian dan pola kerja mampu memprediksi performa akademik.

Pendidik dan praktisi
15 Agustus 2026Open Labs #01
Di Balik Angka IQ

Mengapa skor yang sama bisa menyimpan kemampuan yang berbeda?

Psikolog dan praktisi asesmen
4 September 2026Research Discussion #01
Bertahan Belum Tentu Bertumbuh

Apa yang sebenarnya disebut Daya Tumbuh Akademik?

Peneliti bidang pendidikan
18 September 2026Insight Labs #04
Nanti Juga Ketahuan Pas Kerja

Ketika keputusan seleksi baru terbukti tiga bulan kemudian.

HR dan pengambil keputusan seleksi
19 September 2026Insight Labs #05
Ketika Cara Kerja Menjadi Risiko K3

Mengenali psychosocial hazards dalam bisnis.

Praktisi K3 dan HR
26 September 2026Insight Labs #06
Masuk Kuliah Belum Tentu Siap Menjalani Kuliah

Memahami college adjustment melalui neuroticism dan mental toughness.

Mahasiswa, dosen, layanan kampus
31 Oktober 2026Insight Labs #08
Berapa Skor IQ untuk Jadi Sukses?

Memahami peran kemampuan kognitif dalam seleksi dan pengembangan talenta.

Psikolog, HR, assessor, konsultan
7 November 2026Open Labs #02
Skor Sama, Pola Berbeda

Membaca Net Efficiency Score dalam Focusync.

Psikolog dan HR
10

sesi dalam tujuh bulan, semuanya berangkat dari pertanyaan yang kami dengar di lapangan dan dijawab dengan temuan riset Anvesana sendiri, beserta batasnya.

@anvesana.researchKonsorsium Daya Tumbuh Akademikanvesana.or.id
1 / 39