Mengikuti satu angkatan mahasiswa dari semester pertama sampai lulus, bersama kampus dan dosen yang menelitinya.
Proposal konsorsium 2026Untuk kampusUntuk dosen dan peneliti
All rights reserved. This confidential document is for the recipient only and may not be shared or used without Anvesana Research Institute’s consent.
When evidence leads, decisions create real change.
Pertanyaan yang kami bawa
Mengapa sebagian mahasiswa bertahan, beradaptasi, dan berkembang, sementara sebagian lain membutuhkan dukungan lebih awal?
1
Bertahan
Menghadapi tuntutan dan tekanan selama masa studi.
2
Beradaptasi
Menyesuaikan diri dengan perubahan dan tuntutan lingkungan akademik.
3
Berkembang
Mempertahankan keberlanjutan studi serta mencapai perkembangan akademik dan personal.
Pendidikan yang berhasil bukan sebatas capaian akademik. Jawabannya membutuhkan pemahaman berbasis data tentang faktor individu dan lingkungan, dari lebih dari satu kampus, dengan perspektif peneliti, praktisi, dan pengelola pendidikan.
Satu angkatan, empat tahun
Satu kerja sama, dua hasil yang berjalan bersama.
Untuk kampus
Mengenal angkatan lebih awal
Yang dibaca pimpinan, kemahasiswaan, dan dosen wali.
Kenali mahasiswa lebih awal. Gambaran kondisi dan potensi mahasiswa sejak semester pertama, sebagai bahan layanan kemahasiswaan.
Kebijakan berbasis bukti. Temuan penelitian menjadi dasar perencanaan layanan akademik dan kemahasiswaan.
Tidak perlu membangun sendiri. Instrumen, platform asesmen, pelatihan tester, dan analisis data disiapkan tim Anvesana.
Sudah berjalan
Asesmen mahasiswa baru Unisba 2026Workshop pemanfaatan profil, 19 Okt 2026
Untuk dosen dan peneliti
Riset lintas kampus dengan porsi kerja ringan
Yang dibaca dosen, peneliti, dan pengelola riset.
Penguatan kapasitas riset. Terlibat dalam riset lintas kampus, dari merumuskan pertanyaan hingga analisis.
Publikasi bersama. Menulis bersama tim berjejaring internasional; dosen mitra diprioritaskan sebagai penulis pertama.
Data longitudinal yang tidak perlu dikumpulkan sendiri. Anvesana mengelola proyek, analisis, dan pendampingan penulisan.
Sudah berjalan
5+ draf artikel bersama dosen UnisbaAbstrak diterima di Slovakia
Diinisiasi oleh Anvesana Research Institute, lembaga riset psikologi terapan independen, Yogyakarta, sejak 2025 · Affiliate Member International Test Commission · selengkapnya di bagian akhir
Penanda di tiap slide: KampusDosenKeduanya menunjukkan untuk siapa slide itu paling relevan.
KeduanyaGagasan
Tiga kata, satu payung riset.
Daya Tumbuh Akademik adalah payung riset untuk memahami faktor dan dinamika yang membantu pelajar bertahan, beradaptasi, dan terus berkembang selama menjalani tiap level pendidikan.
D
Daya
Kemampuan untuk bertahan, mempertahankan fungsi, dan menggunakan sumber daya ketika menghadapi tekanan.
Apa yang membuat pelajar tetap berfungsi di bawah tekanan?
T
Tumbuh
Kemampuan untuk bergerak melampaui sekadar bertahan menuju proses adaptasi dan perkembangan.
Apa yang membantu mereka berkembang, bukan sekadar bertahan?
A
Akademik
Konteks tempat kapasitas tersebut terlihat, antara lain melalui adaptasi, keberlanjutan studi, dan performa akademik.
Di mana kapasitas itu terbaca?
Riset dikembangkan bertahap:Pemetaan faktorHubungan antarvariabelPengujian intervensi
DosenGagasan · Kerangka riset
Model awal, titik awal pertanyaan penelitian.
Faktor individual
Studi 2: 134 pelajarKondisi psikologis saat inimis. tekanan yang dialami, dll.
Studi 1 dan 2Karakteristik individualmis. kemampuan kognitif, kepribadian, dll.
Faktor lingkungan
Pertanyaan terbukaFaktor sosialmis. dukungan sosial, sense of belonging, dll.
Pertanyaan terbukaFaktor institusionalmis. akses terhadap pengajar berkualitas, dll.
Daya Tumbuh AkademikBertahan, beradaptasi, berkembang
Outcome
Studi 1: 434 pelajarPerforma akademikCapaian akademik selama masa studi.
Studi 2 dan 3Kesehatan dan aktualisasi diriKesehatan fisik dan mental selama masa studi, serta pengembangan karakter nonakademik.
Sentuh kotaknyaJalur yang sudah punya bukti awal ditandai; faktor lingkungan masih terbuka untuk pertanyaan dosen mitra. Kerangka ini titik awal, bukan kesimpulan.
KeduanyaBukti · Temuan penelitian awal
Satu faktor saja tidak pernah cukup.
Studi 1 · Performa akademik
23,1% → 37,6%
434 pelajar politeknik
Kemampuan kognitif dapat menjelaskan 23,1% variasi capaian akademik. Ketika dianalisis bersama bakat kerja, minat, kemampuan mekanis, dan gaya belajar, variasi yang dapat dijelaskan meningkat hingga 37,6%.
Kemampuan kognitif penting, tetapi tidak cukup untuk memahami capaian akademik pelajar.
Studi 2 · Adaptasi akademik
34%
134 pelajar
Mental toughness dan neuroticism (stabilitas emosi) secara bersama-sama menjelaskan 34% variasi college adjustment. Hubungan keduanya berbeda pada tingkat neuroticism yang berbeda.
Mental toughness tidak bekerja terpisah dari stabilitas emosi untuk mencapai penyesuaian akademik yang baik.
Studi 3 · Pelajar salah jurusan
Protektif & risiko
477 pelajar
Faktor protektif: kesesuaian antara minat pelajar dan jurusan yang dipilih. Faktor risiko: kurangnya informasi mengenai jurusan dan kampus, kurangnya persiapan menghadapi tes masuk, serta kegagalan memenuhi passing grade.
Penting untuk memahami proses yang terjadi sebelum pelajar memasuki perguruan tinggi.
Performa dan adaptasi akademik tidak dapat dipahami hanya melalui satu faktor. Tiga studi awal ini memberi alasan untuk melihat faktor individu dan lingkungan secara bersama, dalam satu model yang dikembangkan bertahap.
Temuan ini titik awal, bukan kesimpulan akhir. Penelitian awal merupakan studi pada konteks dan sampel tertentu; keterkaitan yang ditemukan belum dapat dipakai untuk menyimpulkan hubungan sebab-akibat secara umum.
Catatan metodologis
Studi pada konteks dan sampel tertentu
Menunjukkan keterkaitan, bukan sebab-akibat
Titik awal, bukan kesimpulan akhir
Model dikembangkan bersama mitra
Angka sama dengan yang dipublikasikan Anvesana
Diuji ulang di kampus anggota konsorsium
DosenBukti · Riset yang sedang berjalan
Lima studi sedang berjalan, dari perancangan sampai telaah jurnal.
Bertahan, beradaptasi, dan berkembang selama studi
Kerentanan psikologis mahasiswaPengambilan data di satu kampus, lalu diperluas ke anggota konsorsium
Validitas inkremental minat, gaya belajar, dan bakat di atas inteligensi untuk performa akademikNaskah lengkap siap dikirim · politeknik vokasi bidang teknik
Neurotisisme sebagai moderator mental toughness dan college adjustmentPenulisan naskah bersama mitra perguruan tinggi di Jawa Barat
Faktor penentu fenomena salah jurusanTelaah jurnal; revisi penelaah sudah dikirim
Model jalur kematangan karier: transisi SMA ke perguruan tinggiPerancangan bersama mitra ilmiah
Di mana dosen bisa masuk
1
Perancangan
Ikut merumuskan pertanyaan dan menambahkan fokus riset sendiri, seperti yang dilakukan dosen Unisba.
2
Pengambilan data
Kampus menjadi lokasi riset; data angkatan baru menjadi gelombang pertama.
3
Analisis dan penulisan
Memberi masukan pada temuan, lalu menulis bersama sebagai penulis pertama.
Studi yang sudah di tahap penulisan membuka ruang penulis baru dari kampus mitra.
Pertanyaan yang wajar diajukan dosen
Bagaimana kami tahu ini riset, bukan sekadar asesmen massal?
Jawabannya di tiga slide berikut:1Desain kohor-sekuensial2Satu siklus semester3Persetujuan berlapis dan tata kelola
Empat tingkat diamati bersamaan, tiap angkatan diikuti maju.
Angkatan
Gelombang 1
Gelombang 2
Gelombang 3
Gelombang 4
2023
Tingkat 4
–
–
–
2024
Tingkat 3
Tingkat 4
–
–
2025
Tingkat 2
Tingkat 3
Tingkat 4
–
2026
Tingkat 1
Tingkat 2
Tingkat 3
Tingkat 4
2027
–
Tingkat 1
Tingkat 2
Tingkat 3
Gelombang 1: empat tingkat terbaca sekaligus, tanpa menunggu.
Gambaran perjalanan empat tahun diperoleh tanpa menunggu satu angkatan menyelesaikan seluruh masa studi. Modul pengukuran melekat pada tingkat studi, bukan pada nomor gelombang.
Pengukuran komprehensif · satu kali
Mengidentifikasi karakteristik individual yang relatif stabil: kemampuan kognitif, minat, kepribadian, sikap kerja, gaya belajar.
Pengukuran berkala · sekitar 10–15 menit
Kondisi tekanan yang sedang dialami, kondisi psikologis, dan variabel lain dalam protokol. Capaian akademik diperoleh dari institusi sesuai persetujuan.
Peringatan metodologis. Perbedaan antar tingkat pada gelombang pertama bukan gambaran perubahan: tingkat 4 adalah mereka yang bertahan. Perubahan baru terbaca ketika mahasiswa yang sama diukur ulang.
KeduanyaCara kerjanya · Satu siklus semester di kampus mitra
Satu siklus semester, empat hasil untuk kampus dan dosen.
Waktu
Awal Semester 1
Analisis dan penulisan berjalan fleksibel sepanjang siklus
Awal Semester 2
Bentuk kegiatan
Pengambilan DataPotensi dan kondisi psikologi mahasiswa baru
Pengambilan Data LanjutanKondisi psikologi & capaian akademik
Apa yang didapat?
Laporan kondisi awal mahasiswa baru untuk layanan kemahasiswaanPelatihan tester internal
Anvesana mengolah data dan menyiapkan temuan; dosen kampus mitra memberi masukan
Publikasi ilmiah bersama dosen kampus mitra dan tim Anvesana
Data gelombang kedua: kondisi psikologis mulai dapat dikaitkan dengan capaian akademik
Terjadi di Unisba: asesmen mahasiswa baru 2026 dalam rangkaian Ta'aruf & P3MPelatihan Tester Assessment Online, 8 September 2026
Ilustrasi umum alur penelitian longitudinal di kampus mitra konsorsium; jadwal gelombang disepakati bersama tiap kampus.
KampusCara kerjanya · Yang diterima kampus tiap gelombang
Hasil kembali ke kampus sebelum artikelnya terbit.
Laporan kondisi awal angkatan
Gambaran kondisi dan potensi mahasiswa baru untuk layanan kemahasiswaan, dari gelombang pertama.
Untuk kemahasiswaan dan pimpinan
Laporan kelompok dan individual
Untuk kemahasiswaan dan dosen wali sebagai dasar pendampingan mahasiswa.
Untuk dosen wali
Workshop dan penjelasan hasil
Pemaparan cara membaca profil dan memanfaatkannya dalam pembelajaran, dikelola oleh kampus bersama Anvesana.
Untuk dosen dan tenaga kependidikan
Pembekalan individual
Pembekalan membaca profil tiap mahasiswa untuk pendampingan dan perencanaan belajar.
Untuk mahasiswa
Tester internal yang terlatih
Pelatihan tester asesmen daring bagi tim kampus, sehingga gelombang berikutnya dapat dijalankan sendiri.
Untuk tim pelaksana
Gelombang kedua: data mulai bicara
Kondisi psikologis mulai dapat dikaitkan dengan capaian akademik; dasar perencanaan layanan yang berbasis bukti.
Untuk kebijakan kampus
Terjadi di Unisba: Workshop Pemanfaatan Profil Mahasiswa Baru, 19 Oktober 2026, dikelola Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan Unisba
DosenCara kerjanya · Yang dikerjakan dosen
Menulis bersama, dengan porsi kerja yang ringan.
Dosen mitra menulis bersama tim Anvesana dari data penelitian konsorsium, dengan tetap memakai afiliasi kampus masing-masing. Konsorsium membuka ruang publikasi yang terhubung dengan jejaring akademik internasional.
1Penulis pertama
Dosen mitra diprioritaskan sebagai penulis pertama pada artikel dari fokus risetnya.
2Jejaring internasional
Penulisan bersama tim Anvesana, termasuk peneliti berafiliasi SWPS University, Warsawa.
3Pendampingan
Analisis data dan pendampingan penulisan oleh tim Anvesana, dari draf sampai submisi.
4Sesuai kontribusi
Kepengarangan mengikuti kontribusi nyata setiap penulis.
Terjadi di Unisba: 5+ draf artikel disiapkan dengan dosen sebagai penulis; abstrak bersama diterima di konferensi Community Psychology, Slovakia
Yang dikerjakan dosen, dan yang tidak perlu.
Dosen memberi masukan pada temuan, menambahkan fokus riset sendiri, dan menulis bersama.
Instrumen, platform asesmen, dan pelatihan tester disiapkan Anvesana.
Pengelolaan proyek riset dan analisis data dikerjakan tim Anvesana.
Presentasi konferensi dilakukan bersama.
Fokus riset dosen boleh ditambahkan di tengah jalan.
Riset dosen dibantu dari pengelolaan proyek sampai penulisan bersama.
KeduanyaCara kerjanya · Persetujuan dan penyampaian informasi
Ikut program dan setuju datanya diteliti adalah dua hal berbeda.
Tiga lapis persetujuan Masing-masing boleh ditolak
L0
Kesediaan mengikuti sesi asesmen pintu masukJika menolak: tidak kehilangan hak lain yang telah ditetapkan dalam program.
Pelajar ikut sesi asesmen dan menerima hasil pribadinya; belum ada data yang dipakai untuk riset.
L1
Persetujuan penggunaan data untuk penelitianJika menolak: tetap menerima hasil pribadi dan pembekalan sesuai program.
Data boleh dianalisis untuk riset konsorsium, dipisahkan dari identitas sesuai protokol.
L2
Kesediaan dihubungi kembali pada gelombang berikutnyaJika menolak: hak pada lapis lainnya tetap berlaku.
Kampus yang memegang kontak mengundang kembali; Anvesana tidak memegang kontak pelajar.
Penolakan pada satu lapis tidak menghilangkan hak pada lapis lainnya. Laporan untuk kampus disusun dari peserta yang mengikuti sesi.
Terjadi di Unisba: riset lolos kaji etik No. 253/2026 Etik/KPIN
Penyampaian informasi individual Lima pengaman
Jika penelitian mengidentifikasi kondisi yang memerlukan tindak lanjut, informasi individual:
01
Disampaikan hanya atas persetujuan pelajar.
02
Diterima oleh satu orang yang ditunjuk dan dilatih, bukan pengambil keputusan akademik.
03
Tidak masuk ke arsip akademik.
04
Disimpan hanya selama diperlukan untuk tindak lanjut.
05
Dimusnahkan setelah proses tindak lanjut selesai.
Satu aturan yang tidak ditawar
Tidak ada informasi mengenai seorang pelajar yang disampaikan kepada pihak lain tanpa pelajar tersebut juga menerima informasi mengenai kondisinya sendiri.
KeduanyaCara kerjanya · Perlindungan data
Delapan prinsip yang dipegang sejak awal.
Terpisah dari keputusan akademik
Hasil penelitian tidak digunakan untuk keputusan akademik atau administratif terhadap pelajar.
Persetujuan etik
Persetujuan etik tetap mengikuti kewenangan komite etik masing-masing institusi.
Sukarela
Keikutsertaan bersifat sukarela; pelajar berhak berhenti sesuai mekanisme yang ditetapkan.
Infrastruktur di Indonesia
Data disimpan dan diproses pada infrastruktur yang berada di Indonesia sesuai ketentuan konsorsium.
Pengendali dan pemroses data
Yayasan Anvesana sebagai pengendali data; platform dijalankan Scalify sebagai pemroses. Keduanya satu grup dan dinyatakan terbuka.
Masa simpan
Masa simpan data mengikuti masa studi masing-masing angkatan.
Kendali institusi
Data tetap berada dalam kendali institusi asal sesuai kesepakatan kerja sama.
Tanpa pemeringkatan
Konsorsium tidak melakukan pemeringkatan antarperguruan tinggi.
Prinsip ini berlaku untuk setiap site, setiap gelombang, dan setiap bentuk keterlibatan.
KeduanyaCara kerjanya · Tata kelola konsorsium
Pusat koordinasi, bukan pengambil keputusan tunggal.
Dewan PengarahWakil resmi perguruan tinggi anggota
Ke mana konsorsium ini diarahkan?
Menentukan arah strategis konsorsium, membahas anggota baru, dan menyetujui pemanfaatan data lintas institusi.
Arah strategisAnggota baruData lintas institusi
Komite Ilmiah dan EtikExpert yang ditunjuk berdasarkan keahlian
Apakah desain dan analisisnya dapat dipertanggungjawabkan?
Menelaah desain dan protokol, menetapkan standar metode, memberikan pertimbangan etik, serta menjaga integritas analisis dan publikasi.
AnvesanaPusat koordinasi, bukan pengambil keputusan tunggal
Bagaimana semua pihak tetap terhubung?
Menyiapkan protokol dan dokumen kerja, mengoordinasikan pelaksanaan lintas site, mendukung dokumentasi dan kendali mutu, serta memfasilitasi komunikasi antaranggota.
Sudah, di Unisba sepanjang 2026:1Lokasi riset2Mitra ilmiah3Workshop pendampingan
KeduanyaBukti · Kolaborasi dengan Universitas Islam Bandung, 2026
Tiga tahap dalam satu semester, dan peran yang terus bertambah.
1
Tahap 1 · Lokasi riset
Unisba menyediakan tempat pengambilan data
Asesmen psikologi mahasiswa baru 2026 dalam rangkaian Ta'aruf & P3M
Tester dilatih lewat Pelatihan Tester Assessment Online, 8 September 2026
Data menjadi gelombang pertama riset longitudinal
Biaya asesmen lebih efisien karena sebagian ditopang skema riset
Lolos kaji etik No. 253/2026 Etik/KPIN
2
Tahap 2 · Mitra ilmiah
Dosen Unisba menambahkan fokus riset sendiri
Dosen memberi masukan dan menulis bersama
Anvesana mengelola proyek riset, analisis temuan, dan penulisan bersama
Presentasi konferensi bersama
Bergabung dalam jejaring riset peraih Best Poster ICPE 2026
5+ draf artikel · abstrak diterima di Slovakia
3
Tahap 3 · Workshop pendampingan
Hasil asesmen dimanfaatkan lebih jauh
Laporan hasil kelompok dan individual untuk kemahasiswaan dan dosen wali
Workshop dan penjelasan hasil: cara membaca profil dan memanfaatkannya
Pembekalan individual untuk pendampingan dan perencanaan belajar
Dikelola Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan Unisba, Anvesana sebagai mitra
Workshop Pemanfaatan Profil Mahasiswa Baru, 19 Oktober 2026
Sumber: Instagram @universitasislambandung dan @kemahasiswaan.unisba × @anvesana.research, 2026.
DosenBukti · Konferensi & publikasi ilmiah
Riset yang dibaca, bisa ditelusuri sumbernya.
7Karya ilmiahsejak 2025
4Forum internasional+1 diterima (Slovakia)
1Forum nasionalTEMILNAS I ANI 2026
1PenghargaanBest Poster ICPE 2026
Poster · InternasionalBest Poster
Gender and Educational-Level Differences in Vocational Interest Differentiation Among Indonesian Students
Rafli Sodiq Bagaskara, Diana Dyassa Putri, Anjar Kartaputra. Perbedaan diferensiasi minat vokasional berdasarkan gender dan jenjang pendidikan pada 2.869 pelajar Indonesia.
ICPE 2026, Universitas Negeri Surabaya15 Okt 2026
Konferensi · InternasionalDipresentasikan
A Multitrait-Multimethod Validation of the Next Chapter Game-Based Assessment
M. Hafiz Sabiqulhaq, Junialdi Dwijaputra (ITS), dkk. Validasi asesmen berbasis permainan yang dikembangkan bersama Level Up by Agate; prosiding menyusul.
ICoP 2026, Universitas Muria Kudus13 Okt 2026
JurnalTerbit
A Literature Review on Vocational Interest Measurements Using Bibliometric Analysis
Rafli Sodiq Bagaskara, Nadim Alfan Assa. Pemetaan literatur pengukuran minat vokasional dan ruang riset yang masih terbuka. Afiliasi saat terbit: Universitas Negeri Yogyakarta.
Buletin Psikologi 33(2), DOI 10.22146/buletinpsikologi.97250Des 2025
Prosiding · InternasionalTerbit
A comparative analysis of 2-option and 3-option response formats for computerized work aptitude test
Rafli Sodiq Bagaskara, Anjar Kartaputra. Studi yang menentukan format tiga pilihan jawaban pada tes bakat kerja.
ICAP-H 2025, UMM · SHS Web of Conferences 224, DOI 10.1051/shsconf/202522404006Sep 2025
Forum ilmiah 2026 4+1
TEMILNAS I ANI 2026Universitas Gadjah Mada · forum nasional
ICoP 2026Universitas Muria Kudus (hybrid) · validasi asesmen berbasis permainan dipresentasikan
ICPE 2026, Best PosterUniversitas Negeri Surabaya (daring) · diferensiasi minat vokasional pelajar Indonesia
Community Psychology, SlovakiaAbstrak bersama dosen Unisba diterima
Yang terbuka bagi dosen mitra 3
Menulis dari data konsorsium dengan afiliasi kampus sendiriDosen mitra diprioritaskan sebagai penulis pertama
Presentasi konferensi bersamaNasional dan internasional, seperti abstrak bersama dosen Unisba
Bergabung dalam jejaring riset peraih Best Poster ICPE 2026Capaian jejaring konsorsium, bukan dari data satu kampus
DosenBukti · Jejaring ilmiah
Keahlian yang ikut membentuk riset.
Akademisi dan praktisi yang berkolaborasi dengan Anvesana dalam riset dan pengembangan alat ukur.
Dr. Vera Angliani Juwita, M.Psi., PsikologFakultas Psikologi, Universitas Jenderal Achmad Yani
Pengembang instrumen ketangguhan mental dalam konteks belajar yang digunakan Anvesana. Mitra ilmiah dalam riset Daya Tumbuh Akademik.
Hanif Akhtar, S.Psi., M.A., Ph.D.Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Malang
Doktor lulusan ELTE Budapest dengan fokus pengembangan dan evaluasi tes adaptif terkomputerisasi. Tenaga ahli dan narasumber pengembangan alat ukur di Anvesana.
PsikometrikaTes adaptifAsesmen pendidikan
Lucia Trisni W., S.Psi., M.Psi., PsikologPsikolog Senior
Berpengalaman lebih dari 25 tahun di pengembangan SDM, penelitian, dan pendidikan. Pengembang inventori untuk mengenali burnout.
Burnout kerjaPengembangan SDMFungsi eksekutif
Chandra Yudistira Purnama, S.Psi., M.Psi., PsikologFakultas Psikologi, Universitas Jenderal Achmad Yani
Keahlian psikometri terapan: konstruksi alat ukur dan analisis butir. Mitra ilmiah dalam riset Daya Tumbuh Akademik.
Psikometri terapanKonstruksi alat ukurAsesmen pendidikan
Teddy Indira Budiwan, S.Psi., M.M.Universitas Bina Nusantara
Praktisi pengembangan karier di perguruan tinggi. Mitra ilmiah dalam riset keputusan karier dan pendidikan.
Mitra Anvesana di bidang pengembangan organisasi. Bersama tim Anvesana mengembangkan alat untuk mengenali bahaya psikososial di tempat kerja.
Pengembangan organisasiBahaya psikososial kerja
Mitra universitas
Pertanyaan yang wajar diajukan keduanya
Bagaimana cara ikut, dan apa yang tidak perlu dikhawatirkan?
Lima slide berikut:1Empat peran mitra2Bentuk program dan batasnya3Jalur dosen dan mahasiswa: mitra ilmiah, magang riset4Keberatan yang biasa muncul5Pertanyaan yang bisa Anda bawa
KeduanyaBergabung · Empat peran mitra
Empat peran, satu konsorsium.
1
Perguruan Tinggi Anggota
Terlibat dalam arah dan pengembangan konsorsium.
Menunjuk perwakilan atau tim ahli
Mengusulkan agenda riset
Berpartisipasi dalam forum dan pengambilan keputusan
OutputAgenda riset konsorsium
2
Mitra Ilmiah
Membawa teori, metode, instrumen, dan keahlian untuk mendukung pengembangan riset.
Mengembangkan research question
Memberikan keahlian metode dan tools
Berkontribusi pada analisis dan publikasi
OutputPublikasi & konferensi bersama
3
Lokasi Riset
Menjadi lokasi pelaksanaan penelitian dan mendukung kualitas proses pengumpulan data.
Menyediakan akses peserta
Mendukung pelaksanaan pengukuran
Menjaga koordinasi dan mutu pelaksanaan
OutputData & insight sesuai institusi lokasi riset
4
Lokasi Pilot Program
Menjadi lokasi pengembangan dan evaluasi awal program intervensi.
Menjadi lokasi pilot program
Mendukung implementasi awal
Mendukung evaluasi efektivitas dan feasibility
OutputPrototype/pilot program, rekomendasi pengembangan
Yang berlaku di setiap peran
Setiap pihak bebas memilih bentuk dan tingkat keterlibatannya
Kepengarangan mengikuti kontribusi nyata, bukan jabatan
Data tetap dalam kendali institusi asal sesuai kesepakatan
Satu kampus bisa memegang lebih dari satu peran
Unisba: lokasi riset+ mitra ilmiah+ workshop pendampingan
Peran bertambah seiring kebutuhan kampus, bukan ditetapkan di awal.
KeduanyaBergabung · Bentuk program dan batasnya
Empat bentuk program, dan apa yang bukan konsorsium ini.
Keterlibatan dipilih sendiri, dari yang paling ringan sampai menjadi lokasi implementasi. Siapa saja yang bisa terlibat: perguruan tinggi, sekolah, dosen dan peneliti, guru dan praktisi pendidikan, psikolog.
1Forum & Knowledge Sharing
Menjadi narasumber; mengembangkan pertanyaan dan model penelitian.
2Dukungan Penelitian
Akses dan rekrutmen responden, data relevan, fasilitas penelitian.
3Penelitian Bersama
Proposal bersama, menjadi penulis, publikasi dan konferensi.
4Pengembangan Program
Modul atau intervensi, pilot program, lokasi implementasi.
Luaran yang bisa dipegang
Research insightPublikasi ilmiahResearch report / brief untuk pengambilan keputusanProgram / intervensi
Bukan hubungan klien dan penyedia layanan.
Setiap pihak bebas memilih bentuk serta tingkat keterlibatannya sesuai kontribusi yang dapat diberikan.
Bukan kerja sama yang hanya berfokus pada pengambilan data.
Bukan tempat mencantumkan nama tanpa kontribusi nyata.
Bukan mekanisme penyerahan data atau kekayaan intelektual.
Bukan kewajiban mengikuti seluruh kegiatan konsorsium.
Konsorsium ini mempertemukan keahlian, bukan memperjualbelikan jasa.
KeduanyaBergabung · Jalur bagi dosen dan mahasiswa: Researcher Pathways
Dosen jadi mitra ilmiah, mahasiswa magang riset.
Kapasitas ilmiah 7 Researcher Levels
L7
Lead ScientistIlmuwan senior dengan rekam jejak metodologis dan publikasi
Akuntabilitas akhir atas arah ilmiah divisi atau klaster.
L6
Research FellowPakar senior bidang tertentu dari akademia atau praktik
Memimpin kontribusi keahlian, peer review, dan co-design riset.
L5
Associate ResearcherPeneliti berpengalaman, dosen muda, atau kandidat doktor
Memimpin aspek riset, analisis lanjutan, pengembangan instrumen.
L4
ResearcherDesain dan analisis dasar sampai menengah di bawah supervisi
Menjalankan proyek, memimpin pengumpulan data, draf awal.
L3
Research AssistantPintu masukKontributor operasional riset di bawah supervisi
Pengumpulan dan cleaning data, administrasi instrumen. Selalu berbayar untuk tugas proyek.
L2
Research AffiliatePenghubungPraktisi, konsultan, atau peneliti bidang beririsan
Kontribusi terbatas berbasis keahlian atau proyek.
L1
Industry LiaisonPenghubungPenghubung institusi, industri, platform, atau pemerintah
Menghubungkan kebutuhan implementasi dengan proses riset.
Nomor menunjukkan cakupan tanggung jawab ilmiah di Anvesana, bukan senioritas di institusi asal atau besaran kompensasi.
Bentuk keterlibatan 3 Engagement Tracks
Paid Work
Berbasis proyek, bukan hubungan kerja tetap. Scope, target, timeline, dan kompensasi disepakati tertulis sebelum pekerjaan dimulai.
Scientific Collaboration
Kolaborasi ilmiah yang sukarela dan setara. Peneliti, pengembang instrumen, dan praktisi berbasis bukti di jalur ini kami sebut Mitra Ilmiah; hak cipta tetap pada pencipta. Inilah jalur dosen kampus mitra.
Learning Track
Pengalaman belajar terstruktur dengan mentor dan tujuan perkembangan yang jelas: Research Trainee, Research Apprentice, Emerging Researcher Program. Jalur magang riset bagi mahasiswa kampus mitra.
Prinsip yang kami pegang Dinyatakan sebelum perjanjian apa pun
Pekerjaan produksi yang diarahkan harus dibayar.
Program belajar tidak menggantikan tenaga kerja.
Kolaborasi tanpa honorarium harus sukarela dan saling menguntungkan.
Authorship mengikuti kontribusi, bukan jabatan atau fee.
Enam pertanyaan yang biasanya muncul, dijawab di muka.
Berapa biaya yang ditanggung kampus?
Biaya asesmen lebih efisien karena sebagian ditopang skema riset. Instrumen, platform asesmen, pelatihan tester, dan analisis data disiapkan Anvesana; kampus menyediakan tempat, jadwal, dan tim pelaksana.
Unisba 2026: asesmen mahasiswa baru plus workshop
Apakah hasilnya dipakai untuk memutuskan nasib mahasiswa?
Tidak. Hasil penelitian tidak digunakan untuk keputusan akademik atau administratif. Keikutsertaan sukarela, dan informasi individual hanya disampaikan atas persetujuan mahasiswa kepada satu penerima terlatih.
Tiga lapis persetujuan, lima pengaman
Siapa yang memegang data mahasiswa kami?
Data tetap dalam kendali institusi asal, disimpan di infrastruktur di Indonesia, dengan masa simpan mengikuti masa studi angkatan. Kampus memegang kontak, Anvesana memegang data; tidak ada pemeringkatan antarkampus.
Delapan prinsip perlindungan data
Seberapa berat beban dosen?
Dosen memberi masukan dan menulis bersama; pengelolaan proyek, analisis, dan pendampingan penulisan dikerjakan tim Anvesana. Dosen mitra diprioritaskan sebagai penulis pertama.
Unisba: 5+ draf artikel dengan dosen sebagai penulis
Apakah kami wajib mengikuti semua kegiatan?
Tidak. Setiap pihak memilih bentuk dan tingkat keterlibatannya. Ini bukan hubungan klien–penyedia, bukan penyerahan data atau kekayaan intelektual, dan bukan kewajiban mengikuti seluruh kegiatan konsorsium.
Empat bentuk program, dipilih sendiri
Apa yang perlu kampus siapkan?
Tiga komitmen agar desain longitudinal tetap utuh: penerima informasi terlatih sebelum sesi pertama, jadwal seluruh gelombang disepakati di awal, dan capaian akademik tiap semester. Konsekuensinya hilangnya manfaat tertentu, bukan denda.
Rincian di lampiran: komitmen pelaksanaan di site
DosenBergabung · Pertanyaan yang bisa Anda bawa
Kerangkanya terbuka. Pertanyaan berikutnya bisa dari kampus Anda.
1
Faktor institusional mana yang paling berkaitan dengan keberlanjutan studi di kampus Anda?
Faktor lingkungan → keberlanjutan studi · belum ada studi awal
2
Bagaimana dukungan sosial dan sense of belonging bekerja pada mahasiswa tahun pertama?
Faktor sosial → adaptasi · belum ada studi awal
3
Apakah pola "kognitif penting tetapi tidak cukup" dari politeknik berlaku di kampus dengan profil berbeda?
Replikasi Studi 1 lintas konteks
4
Bagaimana kondisi psikologis berubah antarsemester pada mahasiswa yang sama, dan apa yang mengiringinya?
Hanya terjawab oleh desain longitudinal
5
Apakah kesesuaian minat dengan jurusan tetap protektif setelah tahun pertama?
Lanjutan Studi 3 · pelajar salah jurusan
Langkah pertama yang ringan.
Satu Research Discussion bersama dosen kampus Anda: membahas kerangka, data yang sudah ada, dan pertanyaan yang ingin dibawa. Dari situ disusun identifikasi kebutuhan dan rancangan penelitian bersama.
Research Discussion #01, 4 September 2026: "Bertahan Belum Tentu Bertumbuh".
Alur lengkap lima langkah ada di lampiran: identifikasi kebutuhan, perancangan, etik dan kerja sama, pelaksanaan, analisis dan diseminasi.
Bawa pertanyaan dari kampus Anda. Itu bisa menjadi studi berikutnya di payung ini.
Siapa di baliknya · Tentang Anvesana
Creating practical research, building impactful tools.
Lembaga riset psikologi terapan independen, berdiri di Yogyakarta sejak 2025. Dari bahasa Sanskerta, anvesana berarti pencarian. Data dikumpulkan langsung dari konteksnya, lalu diolah menjadi temuan yang dapat digunakan dalam kehidupan nyata: #PracticalSciences.
Berdiri2025
Lembaga riset psikologi terapan independen
KeanggotaanITC Affiliate Member
International Test Commission
07
karya ilmiah sejak 2025, di jurnal, prosiding, dan konferensi
10
sesi Anvesana Labs sejak April 2026
09
mitra kolaborasi: kampus, pemerintah daerah, industri, praktik
03
tahap kolaborasi yang sudah berjalan bersama Unisba pada 2026
Siapa di baliknya · Mengapa Anvesana ada
Pengalaman lapangan adalah bagian dari ilmu.
Di Indonesia, akademisi, praktisi, dan program intervensi sering berjalan terpisah. Anvesana mempertemukan ketiganya dalam satu siklus.
1
Memahami
Berangkat dari pertanyaan tentang bagaimana manusia berpikir, merasa, belajar, dan bekerja.
2
Mengukur
Mengembangkan pengukuran yang terstandar dan mempertimbangkan konteks penggunaannya.
3
Menerapkan
Menghubungkan hasil riset dengan intervensi, pembelajaran, dan keputusan sehari-hari.
Pendekatan konvensional
Cara Anvesana bekerja
Satu jalur: ukur, atau intervensi, atau publikasi
Jelaskan fenomena, ukur, lalu intervensikan, dalam satu siklus
Produksi alat, jual, selesai
Kembangkan, validasi bersama, iterasi, terus berkembang
Praktisi sebagai pengguna akhir
Praktisi sebagai mitra ilmiah yang membentuk kualitas riset
Pengetahuan berhenti di publikasi
Pengetahuan berlanjut ke penerapan yang dapat ditelaah dampaknya
Alat ukur yang baik tidak lahir di laboratorium. Ia lahir dari percakapan dengan orang-orang yang menggunakannya setiap hari.
Siapa di baliknya · Cara Anvesana bekerja
Tiga unit. Satu proses belajar.
Indies LabInsights & Discovery Lab
Apa yang sebenarnya terjadi?
Turun ke lapangan untuk memahami persoalan manusia di sekolah, kampus, dan tempat kerja, lalu mengolahnya menjadi pengetahuan yang bisa dipakai.
MoonshotPublikasi ilmiahTemuan untuk praktisi
MeX-LabMeasurement & Experience Lab
Bagaimana mengukurnya dengan adil?
Mengembangkan alat ukur psikologi dari temuan riset, menyajikannya dalam bentuk digital yang mudah dipakai, dan terus meninjaunya.
8 instrumenPanduan interpretasiKajian psikometri
EP-CenterEngagement, Publication & Partnership Center
Bagaimana agar sampai ke yang membutuhkan?
Membawa temuan dan alat ukur ke ruang belajar, tulisan, dan kerja sama, supaya dipakai dan diuji di kehidupan nyata.
Anvesana LabsBuku & panduanKerja sama lembaga
Siapa di baliknya · Satu tema, tiga unit
Dari salah jurusan sampai ruang belajar.
Indies Lab menelaahMengapa pelajar merasa salah jurusan?
Studi pada 477 pelajar menemukan bahwa kesesuaian minat dengan jurusan yang dipilih menjadi faktor pelindung. Faktor risikonya: kurang informasi, kurang persiapan tes, dan gagal passing grade.
MeX-Lab mengukurMembaca arah minat lebih awal.
Kompas Minat Indonesia dikembangkan untuk membantu percakapan tentang arah studi dan karier sebelum pelajar memilih jurusan.
EP-Center membagikanDibahas bersama di ruang belajar.
Insight Labs #02, Kok Bisa Salah Jurusan?, mempertemukan temuan itu dengan mahasiswa, pendidik, konselor, dan orang tua.
Kembali ke risetPertanyaan baru dari peserta.
Pengalaman dan pertanyaan yang muncul di ruang belajar menjadi bahan riset berikutnya. Siklusnya berputar lagi.
↻Umpan balik dari lapangan menjadi pertanyaan riset berikutnya.
Siapa di baliknya · Diseminasi · Anvesana Labs
Riset yang tidak dibagikan belum selesai.
Setiap temuan Anvesana lahir dari pertanyaan orang di lapangan: pelajar, guru, HR, psikolog. Karena itu temuan harus kembali kepada mereka, dalam bahasa yang bisa dipakai, bukan berhenti di jurnal. Anvesana Labs adalah cara kami menunaikan tanggung jawab itu.
Terbuka untuk umum
Insight Labs gratis dan daring, rekaman serta materinya bisa diakses kembali. Siapa pun yang membawa pertanyaan boleh masuk.
Jujur pada batas temuan
Yang dibagikan adalah temuan beserta batasnya: sampel, konteks, dan apa yang belum bisa disimpulkan. Bukan klaim.
Dua arah
Pertanyaan peserta dicatat dan menjadi bahan riset berikutnya. Masyarakat bukan penonton riset, melainkan ikut menentukan arahnya.
10sesi sejak April 2026
Siapa di baliknya · Diseminasi · Program Anvesana Labs
Lima jalur agar riset sampai dan dipakai.
Temuan riset
DikenalkanInsight Labs
Dibedah bersama penggunaOpen Labs
DilatihSkill Labs
DikuasaiMastery Labs
Diterapkan di organisasiIn-House Training
07sesi sejak April 2026
Membuka perspektif
Insight Labs
Webinar untuk mengenal perkembangan ilmu dan temuan penelitian, lalu menghubungkannya dengan pengalaman di lapangan.
TerakhirBerapa Skor IQ untuk Jadi Sukses? · 31 Oktober 2026
02sesi sejak Agustus 2026
Membuka dapur riset
Open Labs
Mengenal alat ukur Anvesana: apa yang diukur, bagaimana skornya dibaca, di mana batasnya, dan berbagi kasus bersama pengguna.
TerakhirSkor Sama, Pola Berbeda: membaca NES Focusync · 7 November 2026
··sesi berikutnya menyusul
Memperdalam keterampilan
Skill Labs
Pelatihan keterampilan riset, psikometri, analisis data, dan pengembangan manusia. Bergerak dari mengetahui ke mencoba.
FokusLatihan, pembahasan, dan penerapan keterampilan
··sesi berikutnya menyusul
Mengembangkan penguasaan
Mastery Labs
Pembelajaran mendalam untuk memahami dan menguasai penggunaan alat ukur Anvesana secara bertanggung jawab.
FokusPendalaman dan pengembangan praktik
∞sesuai permintaan
Di tempat Anda
In-House Training
Pelatihan riset dan psikometri, metodologi dan analisis data, pemahaman alat ukur, sampai penerapan hasil pengukuran di organisasi.
UntukTim HR, assessor, psikolog, dan pendidik di satu institusi
Di luar lima jalur itu ada Research Discussion, forum peneliti untuk menguji gagasan riset bersama, dan pembekalan psikolog mitra sebelum memakai instrumen. Jadwal dan ketersediaan tiap program mengikuti pengumuman resmi Anvesana.
Gratis untuk Insight LabsE-sertifikatRekaman tersedia
Siapa di baliknya · Diseminasi · Rubrik The Findings
Temuan riset, dibagikan ke publik apa adanya.
Bagi kami, membagikan temuan ke masyarakat adalah tanggung jawab moral peneliti, bukan kegiatan tambahan: data datang dari masyarakat, maka hasilnya harus kembali ke masyarakat. The Findings adalah rubrik Anvesana di Instagram untuk itu, dalam bahasa yang bisa dicerna, dengan sumbernya, dan selalu bersama batas temuannya.
?
Research questionPertanyaan yang dijawab studi ini.
01
Temuan utama, satu per slideAngka dan pola dari data Anvesana sendiri.
!
Implikasi dan batasanApa artinya bagi praktik, dan apa yang belum bisa disimpulkan.
⌂
ToolsInstrumen yang dipakai dan cara mengaksesnya.
+
Calling for collaborationAjakan meneliti lanjutan bersama mitra.
@anvesana.research · gratis, terbuka, bisa dibagikan ulang
The Findings 01 · 30 September 2026Membaca efisiensi kerja melalui NES
Bagaimana kecepatan, ketepatan, dan koreksi dibaca bersama? Temuan awal Net Efficiency Score melalui Focusync: perbedaan antarindividu menjelaskan 88,8% variasi, kondisi kerja hanya 2,9%.
Pengujian awal pada pelajar dan mahasiswa; kaitannya dengan kinerja karyawan masih diteliti. NES dibaca bersama hasil asesmen lain.
The Findings 02 · 28 Oktober 2026Membaca tingkat diferensiasi minat siswa Indonesia
Apakah profil minat makin terdiferensiasi pada jenjang yang lebih tinggi? Pada 2.869 pelajar dan mahasiswa, tidak ditemukan peningkatan yang linear. Profil RIASEC dibaca menurut gender dan jenjang.
Efek gender dan jenjang tergolong kecil. Studi potong lintang, tidak mengukur perubahan minat individu dari waktu ke waktu.
01Research questionsPertanyaan yang lahir dari lapangan.
02Research findingsTemuan yang diuji dan dibagikan beserta batasnya.
03ProductHasil yang dapat digunakan.
04ModulesProgram yang dapat dibagikan.
MoonshotCita-cita besar
Di Anvesana, setiap langkah berangkat dari sebuah moonshot, cita-cita besar yang menjadi arah berbagai project riset dan pengembangan yang kami lakukan. Setiap project dimulai dari pertanyaan riset, berkembang menjadi temuan, lalu diterjemahkan menjadi hasil yang dapat digunakan dan dibagikan.
Salah satu moonshot kamiDaya Tumbuh Akademik
Apa yang membantu pelajar bertahan, beradaptasi, dan berkembang selama masa studi?
DayaTumbuhAkademik
Konsorsium riset
Siapa di baliknya · Mitra kami
Mitra yang sudah berjalan bersama.
Akademik
Mitra akademik Tri Dharma · Mitra akademik
Pemerintah daerah
Mitra riset pemerintah daerah
Industri & pengembangan produk
Co-development asesmen berbasis permainan · Mitra teknologi
Praktik, implementasi & komunitas
Implementasi & layanan asesmen · Intervensi dunia kerja · Praktik psikologi · Kegiatan Anvesana Labs
Hubungan ini bersifat kemitraan riset dan implementasi, bukan transaksi sekali jalan. Anvesana juga tercatat sebagai Affiliate Member International Test Commission.
NarahubungAnjar Kartaputra, S.Psi., M.Psi., Psikolog Founder & Direktur Anvesana Research Institute
Terima kasih.
Kami membuka ruang kolaborasi bagi perguruan tinggi dan mitra ilmiah untuk membangun pemahaman serta dukungan yang lebih baik bagi pelajar, melalui penelitian yang dikerjakan bersama.
KampusLampiran A · Komitmen pelaksanaan di site
Tiga komitmen kampus agar desainnya tetap utuh.
Beberapa komponen operasional menjadi prasyarat agar penelitian dapat berjalan sesuai desain. Komponen ini menjaga konsistensi desain longitudinal dan kualitas data lintas gelombang.
1
Penerima informasi terlatih
Tanpa penerima yang ditunjuk dan dilatih, jalur penyampaian informasi individual tidak dapat dijalankan.
2
Jadwal seluruh gelombang
Gelombang pengukuran menumpang momen kampus; yang terlewat tidak dapat diulang.
3
Capaian akademik tiap semester
Tanpa capaian akademik, kondisi psikologis tidak dapat dikaitkan dengan performa studi.
Komitmen
Waktu
Konsekuensi jika tidak terpenuhi
Penerima informasi terlatih
Sebelum sesi pertama
Jalur penyampaian tidak dijalankan di site
Jadwal seluruh gelombang
Pada kesepakatan awal
Gelombang yang terlewat tidak diganti
Capaian akademik tiap semester
Setiap akhir semester
Laporan tetap disusun tanpa kaitan pada performa studi
Konsekuensi atas tidak terpenuhinya komitmen bersifat hilangnya manfaat penelitian tertentu, bukan denda.
KeduanyaLampiran B · Alur kegiatan satu project
Lima langkah, dimulai dari pertanyaan yang jelas.
1
Identifikasi kebutuhan
Mitra dan tim mendiskusikan kebutuhan institusi, kondisi pelajar, pertanyaan penelitian, serta area yang ingin dipahami.
2
Perancangan penelitian
Menentukan pertanyaan penelitian, variabel, metode, partisipan, instrumen, serta mekanisme pelaksanaan.
3
Persiapan etik dan kerja sama
Persetujuan etik, persetujuan kerja sama, mekanisme perlindungan data, serta pembagian peran.
4
Pelaksanaan penelitian
Pengambilan data sesuai protokol; untuk penelitian panel, pengukuran dapat dilakukan berkala.
5
Analisis dan diseminasi
Laporan, diskusi hasil, artikel ilmiah, konferensi, atau proposal penelitian lanjutan.
Yang berlaku di setiap project
Setiap project dimulai dari kebutuhan atau pertanyaan penelitian yang jelas
Persetujuan etik mengikuti kewenangan komite etik masing-masing institusi
Peran dan perlindungan data disepakati sebelum pengambilan data
Dari identifikasi kebutuhan sampai pemanfaatan hasil dalam satu semester.
DosenLampiran C · Sesi Anvesana Labs
Pertanyaan masyarakat yang sudah kami jawab bersama.
25 April 2026Insight Labs #01
Mulai dari Mana?
Membaca tren riset psikometri kognitif untuk menemukan topik skripsi.
Mahasiswa psikologi
4 Juli 2026Insight Labs #02
Kok Bisa Salah Jurusan?
Membaca diri dan dinamika karier masa kini.
Pendidik, konselor, orang tua
8 Agustus 2026Insight Labs #03
IQ Saja Tidak Cukup
Kenapa ketelitian dan pola kerja mampu memprediksi performa akademik.
Pendidik dan praktisi
15 Agustus 2026Open Labs #01
Di Balik Angka IQ
Mengapa skor yang sama bisa menyimpan kemampuan yang berbeda?
Psikolog dan praktisi asesmen
4 September 2026Research Discussion #01
Bertahan Belum Tentu Bertumbuh
Apa yang sebenarnya disebut Daya Tumbuh Akademik?
Peneliti bidang pendidikan
18 September 2026Insight Labs #04
Nanti Juga Ketahuan Pas Kerja
Ketika keputusan seleksi baru terbukti tiga bulan kemudian.
HR dan pengambil keputusan seleksi
19 September 2026Insight Labs #05
Ketika Cara Kerja Menjadi Risiko K3
Mengenali psychosocial hazards dalam bisnis.
Praktisi K3 dan HR
26 September 2026Insight Labs #06
Masuk Kuliah Belum Tentu Siap Menjalani Kuliah
Memahami college adjustment melalui neuroticism dan mental toughness.
Mahasiswa, dosen, layanan kampus
31 Oktober 2026Insight Labs #08
Berapa Skor IQ untuk Jadi Sukses?
Memahami peran kemampuan kognitif dalam seleksi dan pengembangan talenta.
Psikolog, HR, assessor, konsultan
7 November 2026Open Labs #02
Skor Sama, Pola Berbeda
Membaca Net Efficiency Score dalam Focusync.
Psikolog dan HR
10
sesi dalam tujuh bulan, semuanya berangkat dari pertanyaan yang kami dengar di lapangan dan dijawab dengan temuan riset Anvesana sendiri, beserta batasnya.
@anvesana.researchKonsorsium Daya Tumbuh Akademikanvesana.or.id